Pelajari Cara Mengontrol Asma


World Astma Day

Apakah Asma itu ?

Asma adalah penyakit jangka panjang yang mempengaruhi saluran pernafasan bagian bawah (saluran bronkial) paru-paru. Penderita asma biasanya mengalami mengi, sesak napas, sesak dada atau batuk. Proses yang mendasari meliputi peradangan kronis (jangka panjang) pada saluran pernapasan, obstruksi reversibel (sumbatan) aliran udara masuk dan keluar dari saluran pernapasan, dan kecenderungan saluran pernapasan bereaksi berlebihan terhadap rangsangan. Asma paling sering berkembang pada anak usia dini, namun asma dapat berkembang juga pada usia dewasa. Data prevalensi menurut laporan The Global Asthma Network tahun 2014, saat ini sekitar 334 juta penduduk dunia mengidap penyakit asma. Jika anda memiliki asma maka anda akan memilikinya seumur hidup, tetapi serangan asma akan datang hanya ketika sesuatu mengganggu paru-paru anda. Dalam kebanyakan kasus, kita tidak tahu apa yang menyebabkan asma, dan kita tidak tahu cara mengobatinya. Kita hanya tahu bahwa jika seseorang dalam keluarga kita memiliki asma maka kemungkinan kita juga memilikinya.

Bagaimana Cara Mengetahui bahwa Anda Memiliki Asma ?

Cukup sulit untuk mengetahui apakah seseorang memiliki asma, terutama pada anak-anak di bawah usia 5 tahun. Mengunjungi dokter untuk memeriksa kerja paru-paru dan memeriksa alergi dapat membantu mengetahui apakah anda memiliki asma atau tidak. Selama pemeriksaan, dokter akan menanyakan apakah anda batuk berlebihan terutama pada malam hari, apakah masalah pernapasan anda lebih buruk setelah aktivitas fisik atau pada waktu tertentu dalam setahun, apakah anda mengalami mengi, sesak napas, sesak dada, dan pilek yang berlangsung lebih dari 10 hari, apakah ada anggota keluarga yang memiliki atau pernah asma, alergi, dan masalah pernapasan lainnya, bagaimana mengenai rumah anda, apakah anda kehilangan pekerjaan atau sekolah dan menimbulkan beberapa masalah saat melakukan hal-hal tertentu. Dokter juga akan melakukan tes pernapasan yang disebut Spirometry, untuk mengetahui seberapa baik kerja paru-paru anda. Yaitu menguji berapa banyak udara yang bisa di hembuskan keluar setelah mengambil napas yang sangat dalam.

Apa itu Serangan Asma ?

Episode kambu, eksaserbasi atau serangan pada saluran pernapasan yang ditandai dengan kejadian berulang berupa mengi, sesak napas, sesak dada atau batuk. Normalnya saluran pernapasan anda berfungsi membawa udara masuk dan keluar dari paru-paru. Seseorang dengan asma memiliki saluran pernapasan yang telah meradang (bengkak dan sensitif) dan memiliki kecenderungan bereaksi berlebihan terhadap rangsangan tertentu. Ketika saluran pernapasan bereaksi, otot-otot di sekitarnya menegang sehingga mempersempit saluran napas dan menyebabkan udara yang mengalir ke paru-paru berkurang. Sel-sel dalam saluran napas juga memproduksi lebih banyak lendir (cairan kental lengket) dari biasanya yang akan lebih mempersempit saluran napas. Reaksi berantai ini dapat mengakibatkan gejala asma. Serangan asma dapat dikategorikan ringan, sedang, atau serius yang mengancam nyawa.

Penyakit asma - PYH

Gambar A: menunjukkan lokasi paru-paru dan saluran nafas dalam tubuh. Gambar B: menunjukkan penampang dari saluran nafas normal. Gambar C: menunjukkan penampang saluran nafas selama gejala asma. (National Heart, Lung and Blood Institute, 2014)

 

Anda dapat mengontrol asma anda dengan mengetahui tanda-tanda peringatan serangan asma, jauhi hal-hal yang dapat menyebabkan serangan dan mengikuti saran dokter.

Ketika anda mampu mengontrol asma anda maka :

  • Anda tidak akan memiliki gejala seperti mengi atau batuk,
  • Anda akan tidur lebih baik,
  • Anda tidak akan kehilangan pekerjaan atau sekolah,
  • Anda dapat mengambil bagian dalam semua kegiatan fisik, dan
  • Anda tidak akan harus pergi ke rumah sakit.

Apa Penyebab Serangan Asma ?

Sebuah serangan kadang terjadi ketika anda terkena “faktor pemicu asma”. Setiap orang bereaksi dengan faktor pemicu yang berbeda. Penting untuk mengetahui dan belajar bagaimana menghindari faktor pemicu anda. Hati-hati dengan pemicu serangan yang tidak bisa anda hindari. Beberapa faktor resiko yang dapat memicu serangan asma diantaranya : alergen (serbuk sari, jamur, bulu hewan, dan tungau debu), Obat-obatan (aspirin, propanolol, timolol), lingkungan (polusi udara, asap rokok, sulfit dalam makanan), infeksi saluran pernapasan, latihan fisik, pekerjaan dan emosional.

 

Bagaimana Asma di Obati?

Tidak ada obat untuk menyembuhkan asma. Anda dapat mengontrol dan mencegah serangan dengan mengkonsumsi obat yang diberikan oleh dokter dan yang paling efektif menghindari faktor pemicu. Setiap orang dengan asma tidak mengkonsumsi obat yang sama. Obat-obatan asma tersedia dalam bentuk pil dan dihirup, Obat asma dapat dibagi menjadi dua kategori umum :

  • Obat yang menghambat kontraksi otot polos saluran napas “Obat bantuan cepat” yaitu membantu mengontrol gejala serangan asma.Jika anda perlu menggunakan obat ini lebih dari dosis, kunjungi dokter untuk melihat apakah anda memerlukan obat yang berbeda.
  • Obat yang mencegah dan membalikan peradangan “Obat kontrol jangka panjang” yaitu membantu mengurangi dan meringankan serangan tetapi tidak membantu saat anda mengalami serangan asma.

Obat asma dapat memiliki efek samping, namun sebagian besar efek samping yang ringan dan segera hilang.Tanyakan kepada dokter tentang efek samping dari obat-obatan anda.

Ingat Anda dapat mengontrol asma anda sendiri! Dengan bantuan dokter buatlah rencana tindakan asma danputuskan siapa yang harus memyimpan salinan rencana tindakan tersebut dan di mana ia harus menyimpannya. Tetap minum obat kontrol jangka panjang bahkan ketika anda tidak memiliki gejala.

~Nycodemus Sesa


 

Referensi :

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *